Arsip Kategori: Berita

Rayakan Tahun Baru Islam 1440 H

Alhamdulillah, Acara PHBI “Tahun Baru Islam 1440 H” IAST Wilayah Madura Berlangsung penuh Khidmah.

Acara yang diselenggarakan di Dusun Kalampok pada hari Jum’at tanggal 04 Muharram 1440 H itu Pengurus IAST menghadirkan Ulama’ Karismatik Asa kota Sampang “KH. Abd. Malik Tarsawi”, Dalam Mauidzohnya beliau menyampaikan bahwa kunci keberhasilan sebuah organisasi IAST sampai saat ini adalah
1. Rasa Cinta pada Guru
2. Rasa Cinta pada Pesantren
3. Rasa Cinta pada Sesama
Jika tiga poin ini terus di pegang oleh Alumni PPT Insyaallah keberadaan Organisasi ini akan bertahan hingga anak cucu kita bahkan sampai hari kiamat,. “Imbuh baliau”

#AlumniTodungih
#PondokPesantrenTodungih

Sumber  : Akun FB, Pdk Pesantren Todungih

Pelepasan Panitia Peringatan HUT RI Ke – 73

Panitia HUT RI ke 73 yang terdiri dari alumni PPT, tadi malam (Kamis,25 Dzul-Hijjah 1439 H) dilepas oleh Ketua III Pondok Pesantren Todungih, sebelum di lepas Panitia HUT RI KE 73 membacakan Laporan Pertanggung Lawaban (LPJ).


Ketua III PPT sangat mengapresiasi kinerja panitia, banyak kemajuan dibanding peringatan HUT sebelumnya. Ungkapnya.

Selain mengenang Jasa para pahlawan dan Ulama’, juga menanamkan jiwa Nasionalisme kepada para santri yang saat ini sudah mulai terkikis oleh kemajuan zaman dan teknologi. Imbuhnya..!

Sumber : FB, Pdk Pesantren Todungih

IAST Ikuti PPT, Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke – 73

(Tadi pagi “Jum’at, 05 Dzul Hijjah 1439 H/17 Agustus 2018 M” Santri Pondok Pesantren Todungih memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73.

Masyayikh PPT Bersama Bpk. Khoirul Umam.

Acara yang di Ikuti oleh ratusan peserta upacara, terdiri dari Santri PPT, Murid MJF, Alumni dan simpatisan PPT dan juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Todungih beserta segenap Mejelis Keluarga ini berlangsung penuh khidmah.

“Santri Wajib menjaga dan memelihara Kemerdekaan yang sudah diraih oleh para Mujahid, Syuhadak dan pahlawan kita, jangan sampai Radikalisme, Sekularisme, Komonisme dan Apatisme dapat merongrong dan menghancuran NKRI tercinta ini” begitulah diantara yang di sampaikan oleh Bapak Khoirul Umam SH. MH yang hadir sebagai Orator kemerdekan pada acara ini.

KHM. Abdullah Imam

KHM. Abdullah Imam (salah satu anggota Mejelis Keluarga PPT) yang bertugas sebagai Inspektur Upacara dalam Amanahnya menyampaikan, tentang sejarah yang tidak banyak di ketahui oleh Santri PPT, dimana K. Mohammad Rasyad (Kakek dari Pengasuh) merupakan salah satu tantara Hizbullah yang berjuang merebut kemerdekaan NKRI.

Jadi sudah sepantasnya Pesantren dan seluruh elemen masyarakat ikut serta memperingati HUT RI ini sebagai bentuk syukur atas angerah yang telah Allah SWT berikan kepada kita sebagai warga Indonesia, mengenang serta mendoakan para Ulama’ yang Gugur dalam mebela Tanah Air. Imbuhnya

@SantiTodungih
@AlumniTodungih
@PondokPesantrenTodungih
@DariSantirUntukNegeri

Sumber : FB, Pdk Pesantren Todungih

Rayakan Maulid Nabi, IAST Bogor II Hadirkan Ustadz Sanusi

Jum’at (15/12/17) Pengurus Ikatan Alumni Santri Todungih (IAST) Wilayah Bogor II, menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di kediaman Ustadz Zainudin, Bogor.

Ustdaz Salim memimpin pembacaan maulid Barzanji.

Acara ini dihadiri oleh Ustadz Sanusi yang sengaja diundang sebagai penceramah. Beliau mengisi mauidzohnya dengan menjelaskan hikmah maulid dan keistimewaan Nabi Muhammad SAW dari pada nabi-nabi yang lain, sebagaiman yang telah disampaikan Ustadz Thowilul Wafa pada admin website IAST.
Ustadz Sanusi sedang memberi taushiyah.

Ustadz Sanusi Ikut Serta Membaaca Barzanji bersama Para Anggota IAST

Dengan khusyu’ mengharap syafaat Rasulillah SAW.

Peringatan Maulid Nabi kali ini bertambah istimewa dengan hadirnya Mbah Marjalan ditengah-tengah mereka. Pasalnya beliau punya andil besar dalam berdirinya Pondok Pesantren Todungih (PPT), beliau mengorbankan tenaga dan pikirannya untuk membantu guru kita KH. Rosyad Imam diawal berdirinya PPT, dan rela berpisah dengan putra kesayangannya (Muhammad Sya’roni) untuk menjadi santri pertama di PPT.
Mbah Marjalan.

“Bi’ engkok tang anak (Muhammad Sya’roni) soro kebei pancengan ka ma’ kaeh”. Kata beliau sewaktu dikunjungi di kediamannya.
Mbah Marjalan ikut serta dalam pembacaan maulid barzanji.

Semoga kita semua mendapat barokah Rosulullah SAW, amin.

KH. Fauzi, Omben : Maulid Nabi Itu Sunnah (Bukan Bid'ah)

Pada tanggal 08 Rabi’ul Awal, Pondok Pesantren Todungih merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di fasilitasi oleh IAST dan IKSAT. Acara ini dihelat besamaan dengan pembagian hadiah MUSADA (Musabaqoh Antar Daerah) dan IMDA (Imtihan Dauri) yang diselenggarakan sebelumnya.
Acara tahunan ini dihadiri oleh KH. Fauzi dari Omben Sampang, sebagai penceramah. Beliau banyak mengulas tentang pentingnya memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Bahkan menurut kiai ini memperingati maulid nabi itu sannah (bukan bid’ah), karena Nabi Muhammad SAW sendiri juga pernah memperingatinya, yaitu dengan berpuasa di hari senin (hari kelahirannya).
Selain itu beliau juga mengingatkan akan pentingnya membantu perjuangan lembaga pendidikan islam, karen sejatinya ia telah membantu perjuangan Rasulullah serta membantu tersebarnya ilmu Rasulullah SAW.
Untuk mendengarkan pidato beliau lebih lengkap silahkan download hasil rekaman kami (klik) disini

Cara download : Setelah klik, tekan tombol yang dilingkari sebagaimana gambar di atas

 

Temu Alumni November 2017 Oleh IAST Bogor II


Temu Alumni IAST Bogor II, di kediaman Bpk. Rifa’ie Alawi (Ma’ie)

Temu Alumni IAST Bogor II, di kediaman Bpk. Rifa’ie Alawi (Ma’ie)

Acara ini dihadiri oleh K. Bukhori Muslim dari Pamekasan Madura. Sebagai Dewan Penaaehat IAST Pusat, beliau berkesempatan memberi taushiyah kepada para anggota IAST Bogor II. Acara yang di pimpin langsung oleh Ustadz Thowilul Wafa ini ditutup dengan do’a. Semoga pertemuan ini dapat bermanfaat dan barokah, Amin.
Bogor 15 November 2017

Proses Pembuatan Tenda Dan Panggung Milik IAST


Ikatan Alumni Aantri Todungih (IAST) adalah organisasi yang punya banyak kegiatan  dan program. Banyaknya acara yang harus digelar setiap tahunnya menuntut Pengurus IAST untuk membuat tenda dan panggung sendiri serta disimpan sebagai inventaris organisasi.
Selain digunakan untuk kepentingan acara IAST sendiri, diharapkan tenda dan panggung tersebut nantinya akan menjadi sumber pendapatan bagi keuangan IAST.