Membaca Tek Saja Tanpa Tahu Kronologi, Berpotensi Salah Faham

Gus Aufal Marom sarang, saat mengajar dikelas
pada tahun 1995 dawuh; “Membaca tulisan tanpa
mengetahui kronologinya bisa salah faham dan
faham salah”.

Kemudian beliau mencontohkan sebuah hadits:
« ﻳﺎ ﻋﻠﻲ ﺃﻧﺖ ﻣﻨﻲ ﺑﻤﻨﺰﻟﺔ ﻫﺎﺭﻭﻥ ﻣﻦ ﻣﻮﺳﻰ ﺇﻻ ﺃﻧﻪ ﻻ ﻧﺒﻲ ﺑﻌﺪﻱ ‏»
ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ
Artinya; wahai ‘Ali..! Kedudukanmu disisiku sama
dengan kedudukannya Nabi Harun pada Nabi
Musa, kecuali sesungguhnya tidak ada Nabi
setelahku”.

Hadits ini sekilas seperti wasiat khilafah, bahwa
khalifah setelah Nabi saw. wafat adalah Sayyidina
‘Ali ra. Pemahaman seperti ini menjadi keyakinan
sebagian kelompok dan terus menjadi polemik
hingga saat ini.

Padahal latar belakang dari hadits ini adalah
ketika perang tabuk, di Madinah tidak ada orang
kecuali anak² dan para wanita. Sayidina ‘Ali mau
ikut perang juga. Tapi Rosulullah saw.melarangnya agar menjaga Madinah.
Kemudian Rosulullah bersabda dg hadits diatas.
Seperti halnya Nabi Musa saat pergi ke gunung
Thurisaina’, Nabi Harun-lah yang mengganti
dibelakang. Hadits ini sama sekali tidak ada
kaitannya dengan kekhilafahan. wallaahu a’lam.

Komentar Facebook