Rahasia Dibalik Liburnya Kegiatan Pesantren Pada Hari Selasa

Sebagian besar pondok pesantren di Indonesia, selain meliburkan kegiatan ma’hadiyah utamanya pada hari jum’at, juga meliburkan kegiatan pada hari selasa. Kesempatan ini sering diisi materi tambahan oleh para asatidz di masing-masing lembaga. Namun hal ini mengundang tanda tanya besar dalam hati para santri. Kenapa kebanyakan pesantren meliburkan kegiatannya pada hari tersebut?

Gunung-gunung yang tercipta sebagai pengkokoh bumi, itu tercipta pada hari selasa.

Gunung itu ibarat ulama’ yang merupakan benteng pengkokoh untuk tegaknya syariat islam. Jika gunung-gunung habis, maka dunia akan hancur. Begitu juga jika ulama habis, maka hancurlah agama islam.

Itulah sebabnya banyak para ulama yang meliburkan pengajiannya pada hari tersebut. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Syaikhina KH. Maimun Zubair (Mbah Moen) Pengasuh Peantren Al anwar Sarang.

Masih menurut Mbah Moen, kebanyakan para ulama itu wafat pada hari selasa. Hal ini sebagaimana yang terjadi pada kebanyakan ulama yang ada di daerah Sarang Rembang Jateng, kediaman beliau.

Disarikan dari tabloid Media Ummat Malang

Komentar Facebook